Kata keindahan laut
Senandung nyanyian ombak dimainkan angin.
Senandung rintih ombak menghempas karang.
Ombak menari tidak dia menangis
Terjang si karang yang tak Akan terkikis
Pertunjukan alam buat manusia terpana
tentang tarian karang dicumbu ikan
tentang cerita ombak tentang cumbuan angin
kau nikmati sajalah dengan suka suka
Tuhan penguasa alam
bahkan dirimu adalah miliknya
Hewan dan alam
kau manusia usahlah ingin menguasainya
Sekarang pergi kau nikmatilah keindahannya
Kua puas dan pulanglah hanya untuk beribadah..! berlalu lalang hewan langit diangkasa biru
ikan bermain di air jernih tak kenal keruhbukan pemburu kematian si elang
tak juga untuk mengeluh sang ikan
Lihatlah bermain angin dia terbang
lihatlah bermain air dia berenang
alamnya sang elang sang ikan
Ku jaga untuk indanya kini mendatang
Anak yang terlahir di desa itu hidupnya lebih merdeka dan lebih leluasa bergaul dengan alam. yang penting sorenya pulang terus mandi dan dilanjutkan mengaji….
Dan saya berhayal seolah-olah saya adalah anak kota yang gak tau bagai mana indahnya kehidupan di desa. dan menulis puisi dibawah ini..
Lembaran buku kubuka…! tentang cerita alam Pedesaan
episode pertama melewati jalan setapak
melalui rumah rumah penduduk dijalan berbatu
sesederhana saja di kelilingi sawah ladang
sedangkan indahnya tak terbilang
lembaran kedua ! tentang
Kesejukan di payungi kedamaian
tentang senyuman di setiap wajah
tentang hal indah yang ada di dalam hati
Keramah tamahan yang tak mau mereka ingkari
indahnya disini seakan berada di alam mimpi
lembaran ketiga yang kubaca
tentang semua penduduk desa
tata krama dengan tetangga
saling berbagi apa pun yang ada
gembira suka cita harta dan tenaga
Ciptakan pesta yang tak ada ujungnya
Lembaran terakhir yang kubaca
tentang gemercik aliran sungai lalu
ikan ikan kecil menari menyambut
sedangkan jernih nya air hanyutkan gelisah hati
Aku berfikir kenapa ini hanya cerita
Kenapa hanya mereka dengan suasana indah..?
akupun ingin menikmatinya di alam nyata…!
Alam di Pagi Hari
suasana pagi tidak bisa dipisahkan dengan embun, dan saya memang menulis apapun tentang pagi dan pasti membawa bawa embun. gak tau kenapa kali, mungkin kurang ide kayaknya.
Tapi saya tulis seindah dan sebermanfaat mungkin kok teman [sesuai kemampuan saya]. cek dan resapi maknanya ya teman…!
Alam di pagi hari
Ingatkan kuasa Tuhan
Atas hati hamba tentang nikmat
Atas iman hamba tentang Amal
Atas ingatan hamba akan Syukur
Hal tentang bening embun jatuh dari daun
mengendap ke tanah yang subur
meresap ke akar menjadi sari buah dan daun
Kini sang pagi kau kembali padaku
kembali berikan aku setetes embun
Untuk kuasa hati..!
Kuasa kau embun dan sang pagi..!
Atas jiwa ragaku
Atas indraku sebagai hamba Tuhan
Alam Indonesia
saya sangat yakin bahwa teman yang membaca artikel ini pasti mencintai negaranya..! dan sayapun seagai penulis puisi puisi yang entah bagus atau enggak ini sangat mencintai negri pertiwi ini..
karena kecintaan tersebut saya menulis puisi dibawah ini….
Indonesia atas Lindungan tuhan
Hutan rimba nya milik tuhan
Kota desa semua manusia
Lalu menarilah kita di dekat tiang
di bawah atap pembawa hujan
di atas permadani biru berkah alam
Lalu sajak-sajak tercipta dari lagu
nyanyian bangga atas pertiwi
dengan cerita indahnya negri kami
Lalu benahi
Lalu dijaga
Dan syukuri
Kitapun berdoa
Tuhan lindungilah negeri kami..!
Laut mendadak ramai
deburan ombak terseret angin
ke tengah samudera itu
sedang di bibir pantai
orang saja menari-nari
Laut mengundang sehamparan gunung samudera
datanglah dari penjuru segala
melihat kami menari
menjelang akhir sodorkan air
ketika tubuh bermandi peluh
tapi jangan suguhkan seudati*)
sebab ia sudah mati
Datang,
datanglah dari penjuru segala
ramaikan laut kami yang sepi
dengan lagumu yang sarat cinta
Matahari seakan lelah
Sedikit demi sedikit kian tenggelam di ufuk barat
Cakrawala menjelma menjadi kanfas senja
Yang dilukis Tuhan sebagai buah keindahannya
Selaksa langit memerah
Menampilkan lukisan maha indah
Yang tergores dari nafas sang alam
Angin laut berhembus
Membelai nyiur yang melambai lambai
Indahnya pantai saat senja
Hiasan terindah dengan segala penyempurnaannya
Sembagi menanti datangnya bintang bintang
Kuhadapkan wajah pada sang wajah senja
Saat inilah kusadari
Engkau, wahai Tuhan,
Selalu maha indah
Dengan karya yang terindah
Senandung nyanyian ombak dimainkan angin.
Senandung rintih ombak menghempas karang.
Ombak menari tidak dia menangis
Terjang si karang yang tak Akan terkikis
Pertunjukan alam buat manusia terpana
tentang tarian karang dicumbu ikan
tentang cerita ombak tentang cumbuan angin
kau nikmati sajalah dengan suka suka
Tuhan penguasa alam
bahkan dirimu adalah miliknya
Hewan dan alam
kau manusia usahlah ingin menguasainya
Sekarang pergi kau nikmatilah keindahannya
Kua puas dan pulanglah hanya untuk beribadah..! berlalu lalang hewan langit diangkasa biru
ikan bermain di air jernih tak kenal keruhbukan pemburu kematian si elang
tak juga untuk mengeluh sang ikan
Lihatlah bermain angin dia terbang
lihatlah bermain air dia berenang
alamnya sang elang sang ikan
Ku jaga untuk indanya kini mendatang
Anak yang terlahir di desa itu hidupnya lebih merdeka dan lebih leluasa bergaul dengan alam. yang penting sorenya pulang terus mandi dan dilanjutkan mengaji….
Dan saya berhayal seolah-olah saya adalah anak kota yang gak tau bagai mana indahnya kehidupan di desa. dan menulis puisi dibawah ini..
Lembaran buku kubuka…! tentang cerita alam Pedesaan
episode pertama melewati jalan setapak
melalui rumah rumah penduduk dijalan berbatu
sesederhana saja di kelilingi sawah ladang
sedangkan indahnya tak terbilang
lembaran kedua ! tentang
Kesejukan di payungi kedamaian
tentang senyuman di setiap wajah
tentang hal indah yang ada di dalam hati
Keramah tamahan yang tak mau mereka ingkari
indahnya disini seakan berada di alam mimpi
lembaran ketiga yang kubaca
tentang semua penduduk desa
tata krama dengan tetangga
saling berbagi apa pun yang ada
gembira suka cita harta dan tenaga
Ciptakan pesta yang tak ada ujungnya
Lembaran terakhir yang kubaca
tentang gemercik aliran sungai lalu
ikan ikan kecil menari menyambut
sedangkan jernih nya air hanyutkan gelisah hati
Aku berfikir kenapa ini hanya cerita
Kenapa hanya mereka dengan suasana indah..?
akupun ingin menikmatinya di alam nyata…!
Alam di Pagi Hari
suasana pagi tidak bisa dipisahkan dengan embun, dan saya memang menulis apapun tentang pagi dan pasti membawa bawa embun. gak tau kenapa kali, mungkin kurang ide kayaknya.
Tapi saya tulis seindah dan sebermanfaat mungkin kok teman [sesuai kemampuan saya]. cek dan resapi maknanya ya teman…!
Alam di pagi hari
Ingatkan kuasa Tuhan
Atas hati hamba tentang nikmat
Atas iman hamba tentang Amal
Atas ingatan hamba akan Syukur
Hal tentang bening embun jatuh dari daun
mengendap ke tanah yang subur
meresap ke akar menjadi sari buah dan daun
Kini sang pagi kau kembali padaku
kembali berikan aku setetes embun
Untuk kuasa hati..!
Kuasa kau embun dan sang pagi..!
Atas jiwa ragaku
Atas indraku sebagai hamba Tuhan
Alam Indonesia
saya sangat yakin bahwa teman yang membaca artikel ini pasti mencintai negaranya..! dan sayapun seagai penulis puisi puisi yang entah bagus atau enggak ini sangat mencintai negri pertiwi ini..
karena kecintaan tersebut saya menulis puisi dibawah ini….
Indonesia atas Lindungan tuhan
Hutan rimba nya milik tuhan
Kota desa semua manusia
Lalu menarilah kita di dekat tiang
di bawah atap pembawa hujan
di atas permadani biru berkah alam
Lalu sajak-sajak tercipta dari lagu
nyanyian bangga atas pertiwi
dengan cerita indahnya negri kami
Lalu benahi
Lalu dijaga
Dan syukuri
Kitapun berdoa
Tuhan lindungilah negeri kami..!
Laut mendadak ramai
deburan ombak terseret angin
ke tengah samudera itu
sedang di bibir pantai
orang saja menari-nari
Laut mengundang sehamparan gunung samudera
datanglah dari penjuru segala
melihat kami menari
menjelang akhir sodorkan air
ketika tubuh bermandi peluh
tapi jangan suguhkan seudati*)
sebab ia sudah mati
Datang,
datanglah dari penjuru segala
ramaikan laut kami yang sepi
dengan lagumu yang sarat cinta
Matahari seakan lelah
Sedikit demi sedikit kian tenggelam di ufuk barat
Cakrawala menjelma menjadi kanfas senja
Yang dilukis Tuhan sebagai buah keindahannya
Selaksa langit memerah
Menampilkan lukisan maha indah
Yang tergores dari nafas sang alam
Angin laut berhembus
Membelai nyiur yang melambai lambai
Indahnya pantai saat senja
Hiasan terindah dengan segala penyempurnaannya
Sembagi menanti datangnya bintang bintang
Kuhadapkan wajah pada sang wajah senja
Saat inilah kusadari
Engkau, wahai Tuhan,
Selalu maha indah
Dengan karya yang terindah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar