Pepatah Jawa – Saloka

Pepatah Jawa – Saloka

Saloka merupakan pepatah jawa yang terdiri dari rangkaian kata yang bersifat tetap dalam penggunannya, tidak bisa diubah ke bahasa krama atau yang lainnya. Kata dalam bebasan ini memiliki makna konotatif, mengandung makna pengandaian, namun dalam saloka semua kata dibandingkan/diandaikan dengan obyek lain, yang dipakai sebagai pengandaian bisa binatang maupun benda.

1. Kebo nusu gudel
(kerbau menyusu pada anaknya),
artinya orang tua yang minta diajari oleh orang yang lebih muda.

2. Kakehan gludug kurang udan
(terlalu banyak petir kurang/tidak hujan),
artinya terlalu banyak bicara namun tak ada bukti.

3. Cecak nguntal cagak
(cicak makan tiang),
artinya cita-cita yang tidak mungkin bisa diraih karena tidak sesuai dengan kekuatannya.

4. Asu rebutan balung
(anjing berebut tulang),
artinya berdebat pada hal yang sepele dan tak ada yang mau mengalah.

5. Mburu uceng kelangan deleg
(mengejar ikan kecil kehilangan ikan besar),
artinya mengejar barang sedikit tapi kehilangan barang banyak.

6. Baladewa ilang gapite,
(wayang kulit baladewa kehilangan penjepit-pegangannya),
artinya segala kegalakan, kegagahan, kegarangannya hilang dan tidak berarti lagi.

Share this :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar