Peribahasa : Cacing hendak menjadi naga
Artinya : Orang hina hendak menyamai orang besar Peribahasa : Condong yang akan menimpa
Artinya : perbuatan yang mendatangkan celaka Peribahasa : Coreng arang di muka (dahi)
Artinya : Mendapat malu besar Peribahasa : Cencaru makan petang
Artinya : Pekerjaan yang lambat tetapi hasilnya baik Peribahasa : Cencang dua segeragai
Artinya : sekali jalan, dua pekerjaan selesai Peribahasa : Cencang putus tiang tumbuk
Artinya : Putusan yang mengikat Peribahasa : Cekur jerangau, ada lagi di umbun-umbun
Artinya : Masih sangat muda, belum berpengalaman Peribahasa : Cakap berdegar-degar, tahi tersangkut di gelegar
Artinya : Banyak omong kosong tetapi tidak berbuat apa-apa Peribahasa : Cakapan sejengkal dibawa sehasta
Artinya : Masalah sepele yang dibesar-besarkan Peribahasa : Cadik terkedi, bingung terjual
Artinya : Orang yang bodoh akan mudah tertipu orang lain Peribahasa : Cacing menjadi ular naga
Artinya : Orang kecil yang menjadi orang besar (sukses) Peribahasa : Cacat-cacat cempedak, cacat-cacat nak hendak
Artinya : Pura-pura mencela padahal mencintai Peribahasa : Cacak seperti lambang tergadai
Artinya : Perihal seseorang yang sedang terpana Peribahasa : Cabik-cabik bulu ayam
Artinya : Dua saudara yang berkelahi namun lama kelamaan akur kembali Peribahasa : Cakap melangit dapur tak berasap
Artinya : Orang miskin yang bergaya seperti orang kaya) Peribahasa : Calak-calak ganti asah, menunggu tukang belum datang
Artinya : Sesuatu yang dipakai untuk sementara saja karena sedang menunggu yang lebih baik Peribahasa : Campak bunga dibalas dengan campak tahi
Artinya : Kebaikan yang dibalas dengan kejahatan Peribahasa : Campur orang dengan pemaling, sekurang-kurangnya jadi pencecak
Artinya : Orang yang bergaul dengan orang jahat lama kelamaan akan jahat juga Peribahasa : Carik-carik bulu ayam, lama-lama bercantum juga
Artinya : Perselisihan antar saudara yang berakhir dengan perdamaian Peribahasa : Cekel berhabis lapuk berteduh
Artinya : Terlampau kikir
BACA JUGA