Peribahasa : Mengairi sawah orang
Artinya : Menguntung orang lain Peribahasa : Mengalang-alang leher, minta disembelih
Artinya : Mengharapkan kesusahan atau kecelakaan Peribahasa : Membeli menang memakai kalah
Artinya : Barang yang baik memang mahal harganya, tetapi dapat lama dipakai Peribahasa : Memikul di bahu, menjunjung di kepala
Artinya : Mengerjakan sesuatu menurut aturan Peribahasa : Mencabik baju di dada
Artinya : Menceritakan aib sendiri kepada orang lain Peribahasa : Menegakkan benang basah
Artinya : Melakukan pekerjaan yang mustahil dapat dilaksanakan Peribahasa : Menggantang anak ayam
Artinya : Mengerjakan pekerjaan yang tidak mungkin atau sia-sia untuk dikerjakan Peribahasa : Majelis-majelis udang, tahi di kepala
Artinya : Orang sombong pasti banyak kekurangannya Peribahasa : Makan bubur panas-panas
Artinya : Karena terburu-buru akhirnya merugi atau kecewa Peribahasa : Makan hati berulam jantung
Artinya : Suatu kondisi hati yang sedih Peribahasa : Makan upas berulam racun
Artinya : Orang yang sedang dalam keadaan kesusahan karena marabahaya Peribahasa : Makin murah makin ditawar
Artinya : Tidak pernah puas akan pemberian seseorang Peribahasa : Maksud bagai maksud manau
Artinya : Perihal yang tak mungkin tercapai Peribahasa : Maksud hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai
Artinya : Menginginkan sesuatu yang mustahil Peribahasa : Malang bagai ayam, padi masak makan kehutan
Artinya : Sangat kecewa Peribahasa : Malu berdayung hanyut serantau
Artinya : Malas bekerja akan mendapat kesusahan kelak Peribahasa : Malu bertanya sesat di jalan
Artinya : Seseorang yang enggan bertanya akan hal yang tidak diketahui maka akan merugi kemudian Peribahasa : Mana ada ayam yang memantangkan jemur
Artinya : Tak ada seorang pun yang akan menolak suatu keberuntungan Peribahasa : Mancit satu, gada seratus
Artinya : Bila musuh terlalu banyak maka pada akhirnya akan kalah/binasa Peribahasa : Mandi dengan air secupak
Artinya : Pekerjaan yang tanggung-tanggung Peribahasa : Manikam sudah menjadi sekam
Artinya : Sesuatu yang berubah menjadi tidak berguna lagi Peribahasa : Manusia merencanakan, Tuhan menentukan
Artinya : Manusia dapat berusaha sekuat tenaga, namun pada akhirnya Tuhan lah yang menentukan
BACA JUGA