Ini Bukti Kalau Cemburu Itu Bukan Tanda Cinta

Ini Bukti Kalau Cemburu Itu Bukan Tanda Cinta

Banyak yang beranggapan bahwa cemburu itu tanda cinta. Ternyata hal ini tidaklah beanr, karena rasa cemburu timbul karena menjadikan pasangan sebagai objek yang harus dimiliki.

Hal ini adalah emosi negatif yang berasal dari keinginan dan rasa tidak nyaman, hal inilah bukanlah perasaan cinta.

Cemburu apalagi posesif bukanlah emosi yang baik, justru adalah penjara dalam hubungan dimana seorang harus beprilaku sesuai aturan dan rasa tidak aman dari pasangan.

Cinta tidak harus tunduk, justru harus saling mendukung, saling memberikan yang terbaik satu sama lain Jika tidak maka akan menciptakan kebahagiaan apalagi jangka panjang.



Rasa Cemburu Sering Muncul Dari Rasa Tidak Aman

Rasa cemburu bisa menjadi masalag besar dalam hubungan.

Sebuah survei terhadap terapis perkawinan melaporkan bahwa kecemburuan adalah masalah serius bagi sepertiga klien mereka.

Penelitian telah mengaitkan beberapa ciri dengan kecemburuan yang lebih besar. Cemburu berkaitan dengan harga diri yang rendah, cenderung moodyan, cemas bahkan tidak stabil secara emosional.

Perasaan cemburu bisa diartikan ketidak mampuan dalam menjalin hubungan. Dimana seseorang tidak merasa cukup baik untuk pasangannya, atau bahkan merasa bahwa pasanganya akan pergi.

Bahkan ada keraguan pasangannya tidak akan mencintainya.

Namun Bisa Diatasi Dengan Hal Ini

Penelitian menunjukkan bahwa untuk membuat seseorang agar lebih terikat dengan cara melarang atau menerima dukungan dari orang yang dicintai.

Membuat mereka bereaksi secara keras jika dihadapkan pada situasi tertentu. Semua hal yang berhubungan dengan kecemburuan tidak ada kaitannya dengan cinta yang mereka miliki.

Jika kecemburuannya tidak beralasan maka harus disadari bahwa rasa cemburu itu bukan tentang dirimu. Maka atasi dengan meyakinkan pasanganmu terhadap cintamu serta tunjukkan lebih besar minat dan ketertarikanmu pada pasangan.

You may like these posts